• Latest
  • Trending
  • All
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi 5,2 Persen

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi 5,2 Persen

06/10/2026

Dugaan Penyadapan Ilegal Menyeruak, Istana Minta Usut Tuntas, Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka

05/11/2026

Sidak Bulog Tasikmalaya Di Pasar Pancasila, Beras SPHP Di Pastikan Aman

05/11/2026
Mimpi Petani Kalebarembeng Segera Terwujud, Pengerjaan Jalan Tani TMMD Kodim Gowa Tembus 82%

Mimpi Petani Kalebarembeng Segera Terwujud, Pengerjaan Jalan Tani TMMD Kodim Gowa Tembus 82%

05/11/2026
Komitmen Satgas TMMD Ke-130 Gowa, Ubah RTLH Jadi Hunian Aman dan Nyaman Bagi Keluarga Muh. Ramli

Komitmen Satgas TMMD Ke-130 Gowa, Ubah RTLH Jadi Hunian Aman dan Nyaman Bagi Keluarga Muh. Ramli

05/11/2026
Impian Rumah Layak Huni Segera Terwujud, Progres RTLH Pak Ismail di Kalebarembeng Capai 67%

Impian Rumah Layak Huni Segera Terwujud, Progres RTLH Pak Ismail di Kalebarembeng Capai 67%

05/11/2026

Selain Prabowo, 7 Presiden Ini Pernah Jadi Target Penyadapan

04/11/2026

Aktivitas Gempa Flores Berlanjut, BMKG Rekam Hampir 24 Ribu Susulan

04/11/2026

Indonesia Siap Jajaki Tuan Rumah World Skate Championships di Bali

04/11/2026

Isu Pencopotan Listyo Sigit dari KSP Menguat, Benarkah Terkait Dugaan Sadap Presiden? Publik Tunggu Klarifikasi!

04/11/2026
Dandim 1409/Gowa: Wujudkan Harapan Hunian Aman, Rumah Bapak Muh. Ramli Tembus 70 Persen

Dandim 1409/Gowa: Wujudkan Harapan Hunian Aman, Rumah Bapak Muh. Ramli Tembus 70 Persen

04/11/2026

Menhub Siapkan Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Beroperasi 20 Hari

03/11/2026

Luhut Kritik Program MBG dan Koperasi Merah Putih, Sebut Minim Perencanaan

03/11/2026
  • Home
  • Berita
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Internasional
  • Teknologi
  • Indeks Berita
  • Lainnya
    • Manfaat Buah
    • Berita Otomotif
    • Berita Teknologi
    • Berita Internasional
    • Nissan
    • Mitsubishi
    • Rusia
    • Ukraina
Jumat, November 6, 2026
  • Login
LIPUTAN
No Result
View All Result
LIPUTAN
No Result
View All Result
Home Berita

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi 5,2 Persen

by Tim Redaksi
06/10/2026
in Berita
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi 5,2 Persen
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi 5,2 Persen

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi 5,2 Persen

RelatedPosts

Dugaan Penyadapan Ilegal Menyeruak, Istana Minta Usut Tuntas, Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka

Sidak Bulog Tasikmalaya Di Pasar Pancasila, Beras SPHP Di Pastikan Aman

Mimpi Petani Kalebarembeng Segera Terwujud, Pengerjaan Jalan Tani TMMD Kodim Gowa Tembus 82%

Load More

JAKARTA, 6 Oktober 2026 – Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5,2 persen dari sebelumnya 4,7 persen. Angka tersebut berada di atas proyeksi rata-rata kawasan Asia Timur dan Pasifik sebesar 4,5 persen.

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia

Kenaikan proyeksi tersebut tercantum dalam laporan Economic Update kawasan Asia Timur dan Pasifik edisi Oktober 2026 yang dirilis pada Selasa (6/10).

Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,5 poin persentase dibandingkan perkiraan dalam laporan April 2026 yang berada di level 4,7 persen.

Dengan proyeksi terbaru tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan lebih tinggi dibandingkan rata-rata kawasan East Asia and Pacific (EAP) yang diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2026.

Proyeksi pertumbuhan EAP juga mengalami revisi naik sebesar 0,3 poin persentase dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,2 persen.

Ekonomi Kawasan Ditopang Aktivitas Teknologi

Bank Dunia menilai ketahanan ekonomi kawasan Asia Timur dan Pasifik masih terjaga di tengah berbagai tantangan global. Namun, laju pertumbuhan tersebut belum merata antarnegara maupun sektor.

Salah satu faktor yang menopang aktivitas ekonomi sejumlah negara adalah meningkatnya produksi dan ekspor barang berteknologi tinggi. Kondisi tersebut berkaitan dengan lonjakan aktivitas global yang berhubungan dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sejumlah negara di kawasan bahkan mencatat pertumbuhan lebih cepat dari perkiraan. Vietnam menjadi salah satu negara dengan revisi proyeksi terbesar.

Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan Vietnam pada 2026 sebesar 1,1 poin persentase menjadi 7,4 persen. Malaysia juga mengalami revisi naik 0,7 poin persentase menjadi 5,1 persen.

Sementara itu, proyeksi pertumbuhan Thailand naik 0,7 poin persentase menjadi 2 persen.

AI Jadi Peluang Baru Ekonomi Asia Timur dan Pasifik

Bank Dunia menilai integrasi kawasan Asia Timur dan Pasifik dalam rantai nilai global membuat kawasan tersebut berada pada posisi strategis untuk mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi global yang berkaitan dengan AI.

Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Carlos Felipe Jaramillo mengatakan tantangan berikutnya adalah mengubah keunggulan kawasan dalam memproduksi barang terkait AI menjadi pemanfaatan teknologi yang lebih luas.

Menurutnya, adopsi AI dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja yang lebih banyak dan berkualitas.

Namun, manfaat perkembangan AI belum dirasakan secara merata. Adopsi teknologi oleh individu dan perusahaan masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk biaya, keterbatasan keahlian, serta persoalan keamanan dan privasi.

Adopsi AI Masih Menghadapi Tantangan

Bank Dunia menilai sebagian besar negara di kawasan dapat memperoleh manfaat dalam jangka pendek dengan mengadopsi dan menyesuaikan teknologi AI yang sudah tersedia.

Pendekatan tersebut disebut sebagai “AI Kecil”, yakni pemanfaatan perangkat AI yang relatif lebih mudah diakses untuk membantu meningkatkan produktivitas tanpa harus membangun teknologi AI dari awal.

Perkembangan teknologi tersebut juga mulai mengubah kebutuhan keterampilan tenaga kerja. Perusahaan semakin mencari kombinasi antara kemampuan menggunakan AI, keterampilan analitis, serta kemampuan sosial.

Meski demikian, teknologi AI belum memberikan dampak besar terhadap pekerjaan yang dapat diotomatisasi di kawasan tersebut. Bank Dunia mencatat hanya 13 persen pekerjaan di EAP yang masuk kategori pekerjaan yang membutuhkan pemikiran dan penilaian kompleks.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara maju yang mencapai 39 persen.

Bank Dunia Beri Tiga Rekomendasi

Untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja yang lebih produktif, Bank Dunia merekomendasikan tiga langkah bagi negara-negara di kawasan.

1. Memperluas Adopsi AI

Negara perlu memperkuat lingkungan bisnis, infrastruktur energi dan digital, akses pembiayaan, serta keterampilan tenaga kerja agar pemanfaatan AI dapat berkembang lebih luas.

2. Menyesuaikan AI dengan Kebutuhan Lokal

Teknologi AI perlu diadaptasi dengan kebutuhan dan kondisi lokal, termasuk melalui penggunaan teknologi berbahasa lokal yang terjangkau.

Bank Dunia menilai sektor dengan kemampuan menyerap banyak tenaga kerja, seperti pariwisata dan agribisnis, dapat menjadi salah satu bidang yang memperoleh manfaat dari pendekatan tersebut.

3. Memperkuat Peran Pemerintah

Pemerintah juga didorong memanfaatkan AI sebagai pengguna sekaligus regulator. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan layanan publik, penguatan fondasi digital, penyusunan regulasi, dan kerja sama regional.

Wakil Presiden Regional IFC untuk Asia dan Pasifik Sarvesh Suri mengatakan sektor swasta memiliki peran penting dalam mendorong pemanfaatan AI untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih baik.

Menurutnya, modal swasta dapat diarahkan untuk mendukung infrastruktur digital dan energi, meningkatkan pendanaan usaha, serta memperkuat keterampilan tenaga kerja.

Proyeksi Pertumbuhan China dan Negara Pasifik

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi negara-negara kepulauan Pasifik pada 2026 diproyeksikan mencapai 2,2 persen. Angka tersebut turun 0,5 poin persentase dibandingkan proyeksi sebelumnya.

Bank Dunia menilai negara-negara kepulauan Pasifik rentan terhadap tingginya harga bahan bakar dan memiliki ketahanan yang terbatas dalam menghadapi tekanan eksternal.

Sementara itu, China sebagai ekonomi terbesar di kawasan Asia Timur dan Pasifik diproyeksikan tumbuh 4,4 persen pada 2026.

Pertumbuhan ekonomi China masih menghadapi tekanan dari permintaan domestik yang lemah. Kondisi pasar tenaga kerja yang lesu serta penyesuaian yang masih berlangsung di sektor properti turut menjadi faktor yang memengaruhi prospek pertumbuhan.

Dengan proyeksi terbaru tersebut, Bank Dunia melihat Indonesia memiliki prospek pertumbuhan yang relatif kuat di tengah dinamika ekonomi kawasan. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut tetap produktif dan mampu menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penulis : Amanda

Artikel Pertama kali di : Warta Bela Negara – WBN oleh : Amanda

Continue Reading
ShareTweetSendShare
Tim Redaksi

Tim Redaksi

RelatedPosts

Berita

Dugaan Penyadapan Ilegal Menyeruak, Istana Minta Usut Tuntas, Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka

05/11/2026
0

Dugaan Penyadapan Ilegal Menyeruak, Istana Minta Usut Tuntas, Bareskrim Tetapkan Tiga TersangkaPenulis: Rohman PriatnaDiterbitkan: 05 November 2026, pukul 16:40 WIBPenerbit:...

Read more

Sidak Bulog Tasikmalaya Di Pasar Pancasila, Beras SPHP Di Pastikan Aman

05/11/2026
0
Mimpi Petani Kalebarembeng Segera Terwujud, Pengerjaan Jalan Tani TMMD Kodim Gowa Tembus 82%

Mimpi Petani Kalebarembeng Segera Terwujud, Pengerjaan Jalan Tani TMMD Kodim Gowa Tembus 82%

05/11/2026
0

Komitmen Satgas TMMD Ke-130 Gowa, Ubah RTLH Jadi Hunian Aman dan Nyaman Bagi Keluarga Muh. Ramli

05/11/2026
0
Load More
LIPUTAN

Copyright © 2017 liputan13.online

Navigate Site

  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Kategori Berita MinBerita
    • Kategori Kesehatan MinKesehatan
    • Kategori Otomotif MinOtomotif
    • Kategori Internasional MinInternasional
    • Kategori Teknologi MinTeknologi
  • Label
    • Manfaat Buah
    • Berita Otomotif
    • Berita Teknologi
    • Berita Internasional
    • Nissan
    • Mitsubishi
    • Rusia
    • Ukraina
    • Buat Lemon
    • Buat Apel
  • Laman
    • Indeks Berita
    • Pedoman Media Siber

Copyright © 2017 liputan13.online

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In